Kegiatan dan Ibadah Khas Ramadan

kegiatan khas ramadan

Ramadan telah tiba, suka cita menyambutnya diekspresikan oleh setiap muslim yang merindukannya. Banyak kegiatan atau ibadah-ibadah yang hanya bisa kita temukan di bulan suci ini yang membuatnya memang istimewa.

Setiap orang pasti Ingin merasakan berpuasa di bulan suci Ramadhan, karena tidak semua orang bisa melaksanakannya. Karena setiap orang bisa saja mempunyai kendala seperti: sakit parah, nipas, datang bulan, dan lain sebagainya. Walaupun orang tersebut tidak bisa melaksanakannya, tetapi tetap ikut bahagia ketika bulan suci Ramadhan itu tiba.

8 Kegiatan dan Ibadah Khas Ramadan

Tadarus Quran

Pada bulan suci Ramadhan itu tiba, banyak sekali keberkahan-keberkahan yang datang kepada kita. Seperti kita bisa memberi makanan kepada orang yang membutuhkan, membaca Quran kita bisa mendapatkan pahala yang berlipat-lipat ganda.

Biasanya pada bulan Ramadan, setelah selesai salat Tarawih dilakukan tadarusan di masjid-masjid. Hikmah dari tadarusan ini adalah mengaji kita dapat didengarkan oleh kelompok tadarusan, sehingga jika ada yang salah atau keliru dalam pembacaannya, dapat diluruskan oleh yang lebih paham akan ilmunya.

Ngabuburit  

Ketika akan memasuki waktu berbuka setiap orang pasti akan pergi ngabuburit untuk menghilangkan rasa jenuh atau bosan ketika menunggu waktu buka itu tiba. Ngabuburit sendiri berasal dari Bahasa Sunda, namun kata ngabuburit sepertinya sudah menasional karena sudah familier di masyarakat Indonesia.

Ngabuburit biasanya dilakukan dengan bersantai-santai di taman menunggu waktu azan magrib atau biasanya juga sembari mencari penganan untuk berbuka puasa. Aktivitas ngabuburit tidak terikat dengan kegiatan tertentu, jadi sebenarnya bebas saja apa yang mau dilakukan sembari menunggu waktu berbuka puasa selama itu positif.

Berburu Takjil  

Sebelum waktu berbuka tiba biasanya kita selalu memberikan ta’jil kepada orang lain untuk di bagikan kepada orang yang membutuhkan dengan harapan kita yang memberikannya mendapatkan pahala dari Allah SWT. Kegiatan seperti jelas sangat besar manfaatnya.

Ada juga yang mencari makanan untuk berbuka hanya untuk dikonsumsi pribadi atau untuk keluarga saja. maka dari itu, pada bulan Ramadan banyak tukang dagang dadakan yang menjajakan makanan menjelang magrib, biasanya gorengan dan es buah adalah dua item yang sangat digandrungi di bulan Puasa ini. 

Buka Bersama  

Ketika waktu berbuka telah tiba biasanya kita akan melaksanakan buka bersama baik dengan keluarga ataupun dengan teman. Setelah acara berbuka selesai biasanya dilanjutkan dengan melaksanakan salat magrib dan di lanjut dengan acara makan-makan untuk mengisi perut kosong selama berpuasa.

Setelah beberapa tahun ke belakang terkena pandemi yang menyebabkan susahnya keluar rumah, tahun ini kegiatan buka bersama sepertinya akan kembali semarak. Buka bersama dapat menguatkan silaturahmi karena kita bisa bersua dan berkomunikasi dengan teman atau sahabat ketika berbuka bersama.

Salat Tarawih  

Setelah acara makan-makan selesai di lanjut dengan mempersiapkan diri untuk melaksanakan salat isya dan tarawih, setelah selesai di lanjut dengan membaca Quran secara bersama-sama dengan tujuan untuk mendapatkan pahala yang berlipat-lipat dan khatam Quran. Salat tarawih di Indonesia lazimnya ada yang 11 rakaat, ada juga yang 23 rakaat.

Tak jadi masalah kita memilih rakaat mana untuk tarawih. Yang jadi masalah adalah orang-orang yang meninggalkan salat tarawih tanpa alasan yang jelas.

Membuat Kue   

Selama melaksanakan puasa sebulan penuh biasanya kita akan di sibukkan dengan membuat kue dan makanan hari raya, seperti: membuat kue kacang, kue nastar, kue salju dan lain sebagainya. Membuat kue sudah menjadi tradisi masyarakat kita selama bulan Ramadan.

Kue-kue lebaran yang dibuat biasanya dipersiapkan untuk menyambut para tamu yang bersilaturahmi pada hari raya kelak. Biasanya di meja ruang tamu akan berderet rapi stoples-stoples berbagai varian kue kering siap menyambut tamu.

Beli Baju Baru   

Ketika akan mendekati hari raya biasanya kita selalu membeli baju hari raya ataupun mukena (perempuan) dan sarung sama Koko (laki-laki), untuk di pakai di hari raya. Ini bukan suatu kewajiban, hanya sebuah kebiasaan.

Tak memakai baju baru pun tak apa-apa, yang terpenting adalah menikmati hari raya itu sendiri karena kita telah selesai melaksanakan kewajiban ibadah saum. Dengan baju baru atau tanpanya, lebaran tetaplah hari raya yang tak boleh dilewatkan momennya.

Saling Maaf-memaafkan  

Dan pada akhirnya waktu hari raya tiba di mana semua orang akan mushofahah dan meminta maaf kepada sesama dengan tujuan supaya ketika kita mempunyai kesalahan bias di maafkan dengan lapang dada. Ketika ada orang yang tidak pergi ke masjid kita selalu datang ke rumahnya untuk meminta maaf, ketika ada keluarga kita yang meninggal biasanya kita pergi berziarah.

Jangan sampai momen Idulfitri terlewatkan tanpa meminta maaf kepada saudara dan handai taulan. patinya kita ingin setelah Idulfitri, kita benar-benar kembali suci untuk menjalani hari-hari ke depannya. 

***

Itu dia 8 kegiatan dan ibadah yang hanya bisa kita temukan di bulan Mulia, Ramadan. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari momen-momen sakral di bulan agung ini. Amin.


Posting Komentar